Monday, February 10, 2014
Dharmawaty Madilaoe Danny Dari NTB Untuk Kesejahtraan


Dharmawaty bersama Yusrill Ihza Mahendra
Dharmawaty Madilaoe Danny, SH yang akrab dipanggil Ibu Daha adalah Putri ke 6 dari Alm. H. Lalu Madilaoe Adt bin H. Abdullah Lalu Toenruang Dea Dipati dengan Lala Fatimah binti Lalu Hasan Moestami Dea Ngeru.

H. L. Madilaoe Adt adalah ayah kandung beliau, H. L. Madilaoe Adt adalah Mantan Bupati Pertama Tk. II Kab. Sumbawa Besar - NTB selama 3 Priode & mantan Ketua (pertama) DPRD Provinsi NTB. H. L. Madilaoe juga sebagai Ketua Penerangan Front Nasional Pembebasan Irian Barat.

Ibu Daha lahir di Sumbawa Besar pada tanggal 12 Agustus 1961, semasa kecil beliau sekolah di SDN 10 Mataram - NTB, lalu lanjut di SLTPN 2 Mataram dan SMAN 1 Mataram (1981). Pendidikan menjadi hal penting baginya, maka dari itu, pasca lulus SMA beliau lanjut di Perguruan Tinggi Universitas Negeri Mataram. Setelah mendapatkan gelar sarjana, beliau memilih merantau di Surabaya untuk mengambil Profesi Kenotariatan di Universitas AirLangga, setelah itu beliau mengikuti ujian PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah).

Saat ini, Ibu Daha menjadi Notaris dan PPAT. Dalam diri beliau tertanam genetik Kepemimpinan yang didapatkan dari lingkungan keluarga. Beliau mewarisi kepemimpinan Ayahandanya. Melihat NTB masih terdapat banyaknya masyarakat yang belum sejahtera, maka hatinya tergerak untuk tampil menjadi Calon Anggota Legislatif DPR RI melalui Partai Bulan Bintang agar dapat mensejahterakan rakyat dan memberi kepastian hukum pada rakyat. Banyak permintaan dari masyarakat, khususnya masyarakat NTB agar beliau dapat mewakili rakyat NTB di Senayan untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan NTB. Masyarakat NTB menginginkan kepemimpinan H.L. Dharmawaty Madilaoe Danny karena masyarakat melihat jiwa kepemimpinan beliau itu dapat mensejahterakan rakyat NTB dan memang beliau tegas saat memimpin, terlihat pada profesinya saat menjadi notaris.


Ibu Dharmawaty Madilaoe Danny, SH atau ibu Daha terjun di Dunia Politik sejak Tahun 2009, beliau dipinang oleh Partai Gerindra dan menjadi Calon Wakil Bupati Kab. Sumbawa Besar - NTB. Hasil pemilihan tersebut, hanya menempatkan ibu Daha di urutan ke 3 dari 7 Calon yang ada. Garis tangan beliau nampaknya belum ditakdirkan sebagai Wakil Bupati Kab. Sumbawa Besar.

Saat Pemilihan Kepala Daerah Provinsi 
NTB (cagub dan cawagub) pada awal Tahun 2013, beberapa Partai melirik beliau untuk menjadi kandidat Cawagub Provinsi NTB. Namun beliau menolak untuk tampil sebagai Cawagub. Dalam kontestasi Caleg 2014 saat ini, lagi-lagi permintaan dari Partai dan masyarakat tak henti datang. Beliau diminta untuk menjadi Caleg DPR RI Dapil NTB. Akhirnya, tawaran tersebut diambilnya. Beliau tampil dari PBB dengan nomor urut 7.

Melihat keputusan Ibu Daha, salah satu Cagub NTB 2013 yang juga Bupati Kab. Sumbawa Barat, KH. Zulkifly mengatakan: "Ibu Daha adalah sosok wanita yang tegas dan patut untuk diperhitungkan. Sosoknya yang jujur dan pengetahuannya yang luas menjadikan dirinya layak untuk dipilih oleh masyarakat NTB dalam Pilcaleg nantinya."
Saturday, February 8, 2014
 Turun Tangan Gelar Pelatihan Relawan di Daerah

Malang: Turun Tangan Pusat menggelar pelatihan dan pembekalan pada Relawan Turun Tangan Malang dalam rangka memperkuat koordinasi, konsolidasi dan pengetahuan relawan untuk pemenangan Anies Baswedan pada Konvensi Capres Partai Demokrat dan Pilpres nanti.

"Relawan Turun Tangan sangat antusias dalam pelatihan ini. Bahkan, turut pula Relawan Turun Tangan dari Blitar. Jarak antara Blitar-Malang sekitar 2 jam tidak menjadi hambatan bagi salah satu Relawan tersebut untuk turut serta. Ini adalah gerakan nyata dari Relawan yang tak berbayar" kata Gisa Anggota Turun Tangan Pusat yang didampingi oleh 2 pembicara dari pusat lainnya, Sabtu (08/2/2014).

Menurut dia, ini adalah bukti nyata bahwa masih banyak generasi muda yang menginginkan perubahan untuk bangsa ini namun tidak mendiamkan segala persoalan yang ada. Masih banyak yang ingin merubah dengan ikut turun tangan dan tidak tinggal diam.

Acara tersebut dihadiri oleh 21 Koordinator Turun Tangan Malang dan 1 Koordinator Turun Tangan Blitar yang berlangsung di lantai dua Busker Beans Coffe Jl. Kalpataru 112A-B Kota Malang mulai dari pukul 08.30 hingga 15.00. Hingga kini, anggota Turun Tangan seluruh Indonesia mencapai 13.000 lebih, sementara untuk Turun Tangan Malang sendiri hampir sekitar 100 jumlah anggota.

Sandie sebagai Koordinator Umum Turun Tangan Malang mengatakan: "Peserta Pelatihan ini terbatas. Hanya dihadiri oleh Koordinator Wilayah Malang Raya. Kedepan, Koordinator akan mengembangkan jumlah anggota dan melakukan kegiatan positif hingga tingkat elektabilitas Anies Baswedan di Malang Raya menjadi tinggi."

Dalam 2 bulan ini, internal kami sudah beberapa kali mengadakan event. Seperti Peringatan Hari Ibu, Diskusi Politik tiap Jum'at malam, dan Donor Darah di MOG. Event terdekat kami di pertengahan bulan adalah #JADOELIMPIC. Event tersebut bertujuan untuk mengangkat kembali permainan tradisional yang telah terhembus oleh globalisasi. Ini juga adalah langkah kami dalam melawan virus-virus gadgetisasi yang melumpuhkan ingatan pemuda hingga lupa ambil bagian bagi kemajuan bangsa. Tambahnya
Wednesday, February 5, 2014
LBH Solidaritas Indonesia Akan Melakukan Gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta

Jakarta- Putusan MK atas penundaan Pemilu serentak pada 2019 telah menimbulkan kontroversi atas penyelenggaraan Pemilu 2014. Potensi konflik politik akan meluas bahkan bisa menjadi sumber kejahatan korupsi politik gaya baru. Kedaruratan hukum dan konstitusi yang terus berlangsung, tentunya akan menimbulkan disintegrasi bangsa.

Beberapa poin gugatan dari Yusril Izha Mahendra dan Efendy Ghazaly memang telah dipenuhi oleh MK . Namun, terdapat kerancuan dalam beberapa hal seperti Pemilu serentak akan dilaksanakan pada Pemilu 2019. Karena alasan waktu yang tidak mencukupi maka berdasar hasil putusan MK, Pemilu 2014 tidak dilakukan serentak seperti isi dalam gugatan.

Keputusan tersebut menjadikan banyak pihak yang pro dan kontra. Salah satunya adalah LBH Solidaritas Indonesia akan kembali menggugat penundaan Pemilu serentak pada Kamis, 6 Februari 2014 bertempat di Pengadilan Negeri Jakarta.
5 Capres Konvensi Partai Demokrat Debat Soal Politik dan Ekonomi di Bandung

Bandung-  Proses debat antar kandidat konvensi Partai Demokrat terus terhelat. Setelah kemarin dilaksanakan di Medan, malam ini akan dihelat di Kota Bandung. Seluruh pendukung dari masing-masing kandidat turut hadir dalam acara tersebut.

Anies Rasyid Baswedan, Ali Masykur Musa, Endiartono Sutarto, Gita Wiryawan dan Marzuki Alie akan berdebat sengit di acara tersebut untuk meyakinkan internal Demokrat dan juga masyarakat siapa yang lebih layak dicalonkan pada Pilpres nanti oleh Demokrat.

Suaidi Marassabesy sebagai Sekretaris Komite Konvensi menuturkan, "Debat di Bandung kali ini beda dengan di Medan dan Palembang dimana mereka menjawab pertanyaan yang bersifat umum meliputi 8 aspek berbangsa bernegara. Kali ini di Jabar akan ada dua tema yaitu politik dan ekonomi. Karena dua aspek itu cukup mencolok di Jabar." (5/2/2014)
Tuesday, February 4, 2014
IKAPPI: Canangkan Gerakan Kembali Belanja ke Pasar Tradisional

Gerakan Nasional "Ayo Kembali Belanja ke Pasar Tradisonal" mendapatkan sambutan dari ribuan pedagang pasar tradisional di Jawa Tengah. Pencanangan Nasional ini, di canangkan di Graha Wisata Niaga Solo pada tanggal 29 Januari 2014 dan pemasangan spanduk Gerakan di setiap pasar tradisional secara swadaya.

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri menyatakan "meminta pedagang agar terus bersatu berbenah, merebut kedaulatan dan menjadi tuan rumah di Negeri sendiri".

Melihat antusias pedagang pasar di seluruh Indonesia, maka DPP IKAPPI berencana canangkan Gerakan Kembali belanja ke pasar tradisional di seluruh provinsi di Indonesia dengan dibarengi pelatihan pedagang pasar dan konsolidasi organisasi.