TIME
1:51 PM
Dharmawaty Madilaoe Danny Dari NTB Untuk Kesejahtraan
![]() |
| Dharmawaty bersama Yusrill Ihza Mahendra |
H. L. Madilaoe Adt adalah ayah kandung beliau, H. L. Madilaoe Adt adalah Mantan Bupati Pertama Tk. II Kab. Sumbawa Besar - NTB selama 3 Priode & mantan Ketua (pertama) DPRD Provinsi NTB. H. L. Madilaoe juga sebagai Ketua Penerangan Front Nasional Pembebasan Irian Barat.
Ibu Daha lahir di Sumbawa Besar pada tanggal 12 Agustus 1961, semasa kecil beliau sekolah di SDN 10 Mataram - NTB, lalu lanjut di SLTPN 2 Mataram dan SMAN 1 Mataram (1981). Pendidikan menjadi hal penting baginya, maka dari itu, pasca lulus SMA beliau lanjut di Perguruan Tinggi Universitas Negeri Mataram. Setelah mendapatkan gelar sarjana, beliau memilih merantau di Surabaya untuk mengambil Profesi Kenotariatan di Universitas AirLangga, setelah itu beliau mengikuti ujian PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah).
Saat ini, Ibu Daha menjadi Notaris dan PPAT. Dalam diri beliau tertanam genetik Kepemimpinan yang didapatkan dari lingkungan keluarga. Beliau mewarisi kepemimpinan Ayahandanya. Melihat NTB masih terdapat banyaknya masyarakat yang belum sejahtera, maka hatinya tergerak untuk tampil menjadi Calon Anggota Legislatif DPR RI melalui Partai Bulan Bintang agar dapat mensejahterakan rakyat dan memberi kepastian hukum pada rakyat. Banyak permintaan dari masyarakat, khususnya masyarakat NTB agar beliau dapat mewakili rakyat NTB di Senayan untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan NTB. Masyarakat NTB menginginkan kepemimpinan H.L. Dharmawaty Madilaoe Danny karena masyarakat melihat jiwa kepemimpinan beliau itu dapat mensejahterakan rakyat NTB dan memang beliau tegas saat memimpin, terlihat pada profesinya saat menjadi notaris.

Ibu Dharmawaty Madilaoe Danny, SH atau ibu Daha terjun di Dunia Politik sejak Tahun 2009, beliau dipinang oleh Partai Gerindra dan menjadi Calon Wakil Bupati Kab. Sumbawa Besar - NTB. Hasil pemilihan tersebut, hanya menempatkan ibu Daha di urutan ke 3 dari 7 Calon yang ada. Garis tangan beliau nampaknya belum ditakdirkan sebagai Wakil Bupati Kab. Sumbawa Besar.
Saat Pemilihan Kepala Daerah Provinsi NTB (cagub dan cawagub) pada awal Tahun 2013, beberapa Partai melirik beliau untuk menjadi kandidat Cawagub Provinsi NTB. Namun beliau menolak untuk tampil sebagai Cawagub. Dalam kontestasi Caleg 2014 saat ini, lagi-lagi permintaan dari Partai dan masyarakat tak henti datang. Beliau diminta untuk menjadi Caleg DPR RI Dapil NTB. Akhirnya, tawaran tersebut diambilnya. Beliau tampil dari PBB dengan nomor urut 7.
Melihat keputusan Ibu Daha, salah satu Cagub NTB 2013 yang juga Bupati Kab. Sumbawa Barat, KH. Zulkifly mengatakan: "Ibu Daha adalah sosok wanita yang tegas dan patut untuk diperhitungkan. Sosoknya yang jujur dan pengetahuannya yang luas menjadikan dirinya layak untuk dipilih oleh masyarakat NTB dalam Pilcaleg nantinya."
Saat Pemilihan Kepala Daerah Provinsi NTB (cagub dan cawagub) pada awal Tahun 2013, beberapa Partai melirik beliau untuk menjadi kandidat Cawagub Provinsi NTB. Namun beliau menolak untuk tampil sebagai Cawagub. Dalam kontestasi Caleg 2014 saat ini, lagi-lagi permintaan dari Partai dan masyarakat tak henti datang. Beliau diminta untuk menjadi Caleg DPR RI Dapil NTB. Akhirnya, tawaran tersebut diambilnya. Beliau tampil dari PBB dengan nomor urut 7.
Melihat keputusan Ibu Daha, salah satu Cagub NTB 2013 yang juga Bupati Kab. Sumbawa Barat, KH. Zulkifly mengatakan: "Ibu Daha adalah sosok wanita yang tegas dan patut untuk diperhitungkan. Sosoknya yang jujur dan pengetahuannya yang luas menjadikan dirinya layak untuk dipilih oleh masyarakat NTB dalam Pilcaleg nantinya."






